FAQ — Kemitraan ISP, Reseller, Wholesale, & Dedicated Internet.
Kumpulan jawaban paling sering ditanyakan seputar kerjasama dengan LJN: siapa kami, apa layanan, bagaimana legalitas RT/RW-net, berapa SLA, cara hitung kapasitas, dan seperti apa skema harga wholesale. Kalau pertanyaan kamu belum terjawab di sini, hubungi tim kemitraan — kami balas.
Tentang LJN.
Siapa PT. Lintas Jaringan Nusantara (LJN)?
LJN adalah Internet Service Provider nasional Indonesia yang berdiri sejak 2004. Kami beroperasi dengan ISP Operation License No. 1158 Kominfo, ISP Catalog Contract No. 80, serta merupakan anggota APJII dan APJATEL. Fokus kami: kemitraan ISP, wholesale bandwidth, dedicated internet enterprise, dan solusi data center.
Apa izin resmi yang LJN miliki?
ISP Operation License No. 1158 dari Kementerian Kominfo, ISP Catalog Contract No. 80, dan keanggotaan resmi di APJII serta APJATEL. Dokumentasi kepatuhan tersedia untuk kebutuhan procurement/audit mitra dan pelanggan.
Di mana kantor dan data center LJN?
Head office kami di Bekasi, dengan presence di Cyber Building Jakarta dan data center serta NOC di Jakarta. Backbone fiber menjangkau 100+ kota lintas pulau.
Kemitraan, Reseller, & Wholesale.
Apa Program Kemitraan ISP LJN?
Skema bagi reseller, ISP lokal, RT/RW-net, dan operator jaringan komunitas untuk memanfaatkan backbone nasional LJN: upstream CIR 1:1, NOC 24/7, monitoring PRTG, onboarding teknis, dan skema harga bertingkat. Selengkapnya di halaman Kemitraan ISP.
Apa bedanya kemitraan, reseller, dan wholesale?
Kemitraan adalah payung umum. Reseller menjual kembali ke end-user dalam skema legal LJN (lihat Reseller Internet). Wholesale adalah pembelian kapasitas mentah CIR 1:1 dalam skala besar, cocok untuk ISP lokal dan enterprise yang akan mengolah lebih lanjut (lihat Wholesale Bandwidth).
Siapa saja yang bisa jadi mitra?
Reseller, ISP lokal, ISP regional, RT/RW-net, operator jaringan komunitas, integrator TI, dan operator last-mile. Baik badan hukum maupun UMKM yang sedang tumbuh bisa diskusi skema paling cocok — termasuk pemula yang baru mau buka usaha internet di kompleks atau desa sendiri, atau operator BUMDes/koperasi yang ingin memulai lewat skema Internet Rakyat.
Berapa kapasitas minimum untuk jadi mitra?
Tidak ada minimum yang kaku. Skema kami fleksibel — mulai dari puluhan Mbps hingga beberapa Gbps per site. Harga per Mbps turun seiring volume.
Apakah mitra bisa pakai branding sendiri?
Bisa. Mitra dapat menjual layanan sepenuhnya dengan merek sendiri, atau memilih skema co-branded dengan LJN, tergantung strategi go-to-market mitra.
RT/RW-Net & operator komunitas.
Apakah RT/RW-net legal di Indonesia?
RT/RW-net yang menjual kembali internet tanpa izin tidak punya payung hukum. Jalur legal yang lazim: bermitra dengan ISP berlisensi seperti LJN, sehingga layanan dijalankan dalam skema kemitraan resmi di bawah izin ISP mitra. Selengkapnya di halaman RT/RW-Net atau program Internet Rakyat untuk operator komunitas desa.
Apakah saya perlu PT untuk mulai RT/RW-net?
Tidak wajib di awal. Banyak mitra kami memulai sebagai individu/UMKM dan tumbuh ke badan hukum seiring bisnis — urutan tahapannya dirangkum di panduan pemula buka usaha internet. Struktur paling cocok kami bahas bersama.
Dukungan teknis apa yang didapat operator RT/RW-net?
NOC 24/7, monitoring PRTG, onboarding teknis, training tim lapangan, dan kanal eskalasi ke engineer. Kami juga bantu konsultasi desain jaringan lokal kalau diperlukan.
SLA, harga, & legalitas.
Berapa SLA LJN?
SLA standar 99.9% uptime untuk layanan dedicated dan wholesale. Untuk deployment kritikal tersedia skema high availability dual-path dengan target uptime lebih tinggi, lengkap dengan kompensasi kontraktual.
Apakah LJN menyediakan CIR 1:1?
Ya. Semua layanan kemitraan dan enterprise kami tersedia dengan Committed Information Rate 1:1 — tanpa FUP, tanpa throttling, tanpa kontensi.
Bagaimana skema harga?
Wholesale bertingkat berdasarkan kapasitas dan durasi komitmen. Harga final dibahas setelah diskusi kebutuhan — tidak ada daftar harga retail publik karena profil tiap mitra berbeda.
Apakah ada kontrak minimum?
Kontrak umumnya 12 bulan, dengan opsi lebih panjang untuk skema harga lebih rendah. Kami menghindari kontrak yang menyulitkan mitra bertumbuh.
Operasional & onboarding.
Berapa lama onboarding?
Interkoneksi ke POP terdekat dengan fiber existing biasanya beberapa hari kerja. Lastmile baru yang butuh survei dan civil works rata-rata 2-6 minggu, tergantung lokasi.
Apakah NOC LJN aktif 24/7?
Ya. NOC aktif 24×7. Eskalasi langsung ke engineer — bukan call center. Mitra dan pelanggan enterprise memiliki kanal tiket prioritas.
Kota apa saja yang dilayani?
Backbone menjangkau 100+ kota di Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Untuk kota yang belum ada POP, kami bisa evaluasi opsi transport untuk menjangkaunya.
Apakah monitoring PRTG bisa dipakai mitra?
Ya. Mitra memperoleh akses dashboard PRTG untuk memantau performa link yang dijual ke end-user, sehingga mitra dapat menepati SLA-nya sendiri dengan transparansi data.
Bagaimana kalau ada insiden besar?
Dibuka war-room internal, update berkala ke mitra/pelanggan, dan post-incident review didokumentasikan setelah stabil. Kami percaya transparansi teknis adalah dasar kepercayaan.
Pertanyaan belum terjawab?
Kontak tim kami langsung. Sertakan gambaran kebutuhan (lokasi, kapasitas, use case) agar jawaban kami seakurat mungkin.