ISP Lokal & Regional Indonesia

Upstream backbone nasional untuk ISP lokal yang sedang scaling.

ISP lokal dan regional di Indonesia punya posisi unik: dekat dengan pelanggan, paham kondisi lapangan, dan bisa bergerak cepat. Yang biasanya kurang adalah backbone berkualitas enterprise, peering luas, dan NOC yang awake 24/7. LJN mengisi celah itu — kami jadi upstream wholesale dengan CIR 1:1, peering domestik & internasional, dan dukungan teknis yang jadi extension dari tim engineering mitra.

Kenapa ISP lokal pakai LJN sebagai upstream.

99.9%
SLA uptime
CIR 1:1
Tanpa FUP
100G
Lastmile capacity
100+
Kota terjangkau

Backbone fiber nasional

Jaringan core LJN lintas Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. ISP mitra sandar ke POP terdekat; redundansi dan dual-path kami tangani di layer core.

Peering & IP transit lengkap

Peering di IX-ID, OpenIXP, dan jalur internasional. Latensi ke konten lokal rendah; kapasitas internasional tersedia ketika diperlukan.

BGP-friendly

Dukungan BGP ke mitra yang punya ASN sendiri, atau konsultasi bagi yang masih pakai ASN upstream. Filter, community, dan RPKI diterapkan profesional.

NOC 24/7 sebagai extension tim

Eskalasi masuk ke engineer. Kanal tiket prioritas untuk mitra, monitoring PRTG bersama, dan war-room saat insiden besar.

Harga bertingkat

Wholesale dengan skema volume: makin besar komitmen, makin rendah harga per Mbps. Diciptakan agar mitra bisa tumbuh tanpa teken kontrak yang tidak sehat.

Lisensi & legalitas jelas

LJN beroperasi dengan ISP Operation License No. 1158 Kominfo, ISP Catalog Contract No. 80, anggota APJII dan APJATEL. Transparansi regulasi untuk mitra.

Siapa yang paling diuntungkan.

  • ISP lokal yang ingin upgrade dari upstream residensial ke upstream enterprise — termasuk operator yang baru buka usaha internet dan ingin mulai langsung di atas backbone yang serius.
  • ISP regional yang ekspansi ke kota baru dan butuh backhaul ber-SLA.
  • WISP yang melayani industrial estate, pelabuhan, atau kawasan pedesaan dan butuh kualitas konsisten.
  • Operator fiber komunitas dan inisiatif internet rakyat yang profesionalisasi operasi dan butuh backbone matang di belakangnya.
  • Integrator TI yang menjual paket konektivitas sebagai bagian solusi end-to-end.

Alur kerja sama.

  1. Audit kebutuhan — kapasitas sekarang, target 6-12 bulan, pasar yang dilayani, dan lokasi POP.
  2. Desain interkoneksi — kami mapping POP terdekat, skema redundansi, dan konfigurasi BGP/MPLS yang paling cocok.
  3. Penawaran komersial — skema harga wholesale, kontrak, SLA, dan commitment level yang transparan.
  4. Migrasi & onboarding — eksekusi interkoneksi, konfigurasi BGP, setup monitoring, training tim NOC mitra.
  5. Skala bersama — review kapasitas & kinerja berkala, penambahan link atau POP seiring pertumbuhan.

Pertanyaan yang sering muncul.

Apa bedanya upstream LJN dibanding ISP retail?

LJN menyediakan upstream wholesale dengan CIR 1:1, tanpa FUP, tanpa throttling. Dirancang untuk dijual kembali — dengan SLA, monitoring, dan dukungan teknis yang sebanding dengan kebutuhan ISP mitra. ISP retail biasanya dijual dengan kontensi tinggi dan tidak pas untuk di-resell.

Apakah mitra harus punya ASN sendiri?

Tidak wajib. Mitra dengan ASN sendiri bisa melakukan peering BGP penuh ke kami. Mitra tanpa ASN bisa mulai dengan interkoneksi statis, dan kami bantu proses pengajuan ASN ke APNIC lewat APJII jika diperlukan.

Bagaimana skema harga?

Wholesale bertingkat. Makin besar dan makin panjang commitment, makin rendah harga per Mbps. Detail dibahas setelah diskusi lokasi, kapasitas, dan target.

Apakah LJN menjangkau kota saya?

Backbone LJN menjangkau 100+ kota. Jika POP belum ada di kota mitra, kami bisa diskusi opsi transport (fiber atau radio SDH) untuk menjangkau kota tersebut, tergantung kelayakan.

Apa dukungan teknis yang saya dapat?

NOC 24/7, kanal tiket prioritas, monitoring PRTG bersama, dan engineer yang bisa dihubungi langsung saat insiden. Untuk mitra besar, kami bisa atur quarterly business review dan roadmap kapasitas.